Sukarelawan
Yayasan Sjaki-Tari-Us didukung oleh banyak sukarelawan ahli baik di Belanda ataupun di Bali.
Tanggal 14 oktober beberapa sukarelawan pertama berangkat dari Belanda sebagai pelopor. Banyak hal direncanakan, membangun hubungan dan penelitian atas kebutuhan yang ada di Bali adalah tujuan pertama. Sebelumnya tentu saja dilakukan wawancara dan persiapan-persiapan. Contoh-contoh kelompok bermain dan belajar dan metode dasar dibawa dari belanda, namun tentu saja mereka baru bisa memulai.
Tentu saja banyak masalah yang ditemukan di tengah jalan, masalah-masalah di praktek situasi bagi para sukarelawan atau pengurus yayasan di Belanda membuat kami menjadi lebih bijaksana dan berpengalaman. Kontak melalui telefon dan e-mail, yang didukung oleh kebijakan yayasan dan peraturan-peraturan didalamnya, dan juga kunjungan kerja dari tiga pengurus yayasan yaitu Thijs, Ellen dan Karin, membantu meningkatkan profesionalitas yayasan.
Sampai saat ini sudah sekitar 25 orang sukarelawan bekerja di Bali. Bervariasi dari tiga bulan sampai lebih dari satu tahun. Selain sukarelawan sampai saat ini sudah empat orang mahasiswa magang yang banyak membantu yayasan.
|
|
|
Sukarelawan bersama dengan pegawai Bali mengurus dibuatnya protokol-protokol, perjanjian dan notulen. Mereka juga menghadiri rapat yang membicarakan masalah dan perihal logistik, keuangan, pendidikan dan hal-hal lainnya.
Bimbingan dan pimpinan sukarelawan dan pegawai Bali berjalan dari Belanda melalui pembicaraan telepon, email dan kunjungan kerja dari salah satu pengurus yayasan. Dalam kunjungan kerja ini juga dilakukan pertemuan jaringan (network) dengan beberapa pihak penting di Bali. Kunjungan kerja dilakukan satu kali setiap setengan tahun.



